Jumat, 29 Mei 2009

Rahasi Meraih Promosi

Gaji lebih tinggi, tunjangan lebih banyak, kekuasan lebih besar. Hmm… enaknya dapat promosi jabatan…
Ingin jadi kepala bagian sebelum umur 30 ? bisa bahkan banyak yang bisa jadi asisten wakil komisaris di usia 20-an. Jabatan tinggi bukan lagi mimpi untuk kita yang masih muda.
Asal tahu cara yang tepat, kita bisa raih jabatan idaman.

RAHASIA 1 : SIAP-SIAP

Ingin dipromosikan ? jangan langsung ‘tembak’ atasan anda menuntut jabatan lebih tinggi kalau kita tidak punya persiapan menuju jabatan yang diincar. Asal disiapkan dengan matang , atasan nantinya merasa tidak perlu berpikir dua kali mempromosikan kita. Beberapa hal yang harus dilakukan :

  • Buat Target, spesifikasikan jabatan yang kita inginkan lengkap dengan jangka waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Lalu mulailah menghitung mundur. Misalnya, jika ingin mencapai posisi manajer dalam waktu enam tahun, kita harus targetkan untuk jadi staf senior dalam dua tahun, jadi asisten manajer dalam empat tahun, dan seterusnya. Target ini akan membuat kita termotivasi sekaligus memudahkan kita mengevaluasi perkembangan kita.
  • Riset Jabatan, setelah menetukan target, cari tahu A-Z tentang jabatan yang kita inginkan. Mulai dari besarnya tanggung jawab, hambatan yang akan dihadapi, sampai ke keahlian yang dibutuhkan. Bisa jadi jabatan tersebut menuntut kita yang berlatar belakang komunikasi untuk tahu dasar-dasar akuntasi. Kalau sudah begitu, jangan tunda lagi mengambil kursus yang dibutuhkan dari sekarang.
  • Perluas Jaringan, jika selama ini kita hanya bekerja keras dan malas bersosialisasi, bahkan tidak kenal seluruh rekan satu divisi, sebaiknya lupakan saja niat untuk dipromosikan. Pasalnya, cara kerja seperti ini akan membuat kita miskin jaringan dan sulit mencari informasi. Pengetahuan tentang perusahaan jadi tidak berkembang dan peluang promosi bisa lewat tanpa sepengetahuan kita.
  • Kerja Keras,mustahil atasan mengangkat kita jika kita selalu malas bekerja. Kita harus ingat juga , kerja memenuhi deadline saja tidak cukup. Kita harus bisa terlihat menonjol dibandingkan rekan kerja lain. Jadi jangan sekedar menyerahkan laporan tapi juga usulkan ide-ide baru. Mengajukan diri untuk menangani proyek baru bisa menunjukan semangat kerja keras kita.

RAHASIA 2 : PERILAKU TEPAT

Gelar, umur bahkan pengalaman bukan syarat mutlak saat ini untuk bisa mendapatkan promosi. Persaingan antar perusahaan yang makin ketat dan budget yang kian terbatas membuat perusahaan tidak lagi terpatok mengangkat mereka yang bergelar S2 atau di atas 35 tahun. Kita punya peluang yang sama besar dengan mereka. Rahasia perilaku yang tepat yang akan dapat membuat anda mendapatkan promosi . beberapa perilaku atau attitude yang patut anda kembangkan antara lain seperti :

  • Mampu bekerja sama, memegang jabatan lebih tinggi artinya bekerja dengan lebih banyak orang . sikap egois dan tidak mudah bekerja sama jelas tidak akan membuat kita dipromosikan. Mulai lah dengan cara menghargai sesame rekan kerja, baik yang senior maupun yang junior.

    Sesekali ajukan ide untuk makan bersama atau olahraga bareng. Ini menunjukan kalau kita pedulli pada kekompakan tim. Selain itu kita juga harus pintar-pintar menempatkan diri di tengah tim kerja . jika terjebak di tengah perdebatan, jangan memihak pada salah satu pihak. Jadilah orang yang lihai menurunkan ketegangan, menarik kesimpulan dan membantu mencari jalan keluar. Disini akan terlihat potensi kita sebagai orang yang bisa diandalkan disegala situasi.

  • Si serba bisa, sebuah perusahaan pasti butuh karyawan yang serba bisa. Tidak hanya handal mengerjakan tugas sehari-hari dan mampu menepati tenggat waktu, tetapi juga memiliki pengetahuan dan jaringanluas. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar karena karyawannya yang potensial ini bisa diajak diskusi mengenai berbagai masalah yang terjadi.

    Saatnya memperbanyak pengetahuan dengan mengajukan diri terlibat di berbagai proyek. Selain memperluas jaringan, kita bisa belajar banyaka dari pengalaman kerja rekan kerja kita satu tim. Efek positifnya adalah kita akan mampu menganalisis persoalan.

  • Jago Kasi masukan, memegang jabatana tinggi berarti tidak sekedar menjalankan program, tapi iktu serta merancang dan menyumbangkan ide-ide segar yang bermanfaat bagi perusahaan. Untuk menunjukan kalau kita punya inisiatif member masukan, saat rapat jangan diam atau ambil kursi paling belakang.

    Duduk di depan dan ajukan ide. Pastikan masukan kita tidak sekedar menguntungkan perusahaan, tapi juga karyawan. Jika kita berhasil, teman kerja kita pasti akan mendukung kita naik jabatan.

  • Inovatif, pemimpin kaku yang selalumain perintah ? itu sudah bukan jamannya lagi. Persaingan yang ketat memaksa kita untuk tidak hanya bisa memimpin dan menyuruh anak buah tetapi juga jadi pemimpin inovatif dan terbuka.

    Saat rapat, terima ide orang lain jika memang lebih bagus dari ide kita. Ini menunjukan jika kita bisa terbuka terhadap masukan orang lain dan tidak hanya mementingkan diri sendiri. Tentukan juga prinsip kepemimpinan kita dari sekarang.

    Misalnya, “ saya inginanak buah saya menghargai waktu, karena itu saya pun tidak akan dating terlambat.” Prinsip ini bisa diterapkan mulai sekarang dan pada saat kita dapat kesempatan memimpin sebuah tim kerja.

  • Pantang menyerah, proposal ditolak, kita langsung rendah diri dan bolos dating kerja berhari-hari. Cara bersikap seperti ini tidak akan membuat kita mendapatkan promosi.

    Jika proposal ditolak atasan, kita harus cari tahu alas an kenapa menolaknya, perbaiki lalu ajukan lagi. Sikap ini akan menunjukan bahwa kita bisa menghadapi hambatan dengan baik dan tidak mudah menyerah untuk mendapatkan ide yang menguntungkan perusahaan.

RAHASI 3 : NGOMONG DONG !

Beranikan diri menghadap bos untuk menyampaikan keinginan kita mencapai keinginan kita mencapai target karier kita. Tentu saja tidak hanya bermodalkan omongan., tetapi juga bukti –bukti yang mendukung bahwa kita memang pantas mendapatkan promosi.

Susun rapi dokumen kerja yang mencerminkan prestasi kerja kita, termasuk e-mail korespondensi kita dengan klien-klien besar selama ini. Catat dalam sebuah notes terbentuk poin-poin besar, apa saja yang ingin kita sampaikan pada atasan. Ini akan membuat pembicaraan kita terarah dan focus.

Tunjukan pula bahwa kita memiliki minimal nilai lima keahlian utama yang dibutuhkan posisi tersebut . presentasikan kelebihan kita tersebut dengan bukti–bukti berupa keterlibatan kita dalam proyek atau keberhasilan kita menggandeng klien besar.

Terakhir, jangan paksa atasan untuk member jawaban “ya” atau “tidak” saat itu juga. Tutup ‘presentasi’ kita dengan pertanyaan kita dengan pertanyaan terbuka, seperti, ‘ bagaimana , pak ? kira-kira apa langkah selanjutnya agar saya bisa mendapatkan promosi ini ?”

Kalaupun bos anda menjawab, bahwa kita belum memenuhi kualifikasi yang diharapkan , tanyakan apa yang harus diperbaiki dari diri kita. Tidak lama lagi, jabatan idaman anda pasti akan di tangan.

4 LANGKAH HEMAT ALAT TULIS KANTOR

Dengan berhemat ATK, ternyata kita bisa punya ‘kebebasan’ di tempat kerja. Akhir tahun, bukan Cuma evaluasi kinerja karyawan yang sibuk dilakukan ,tapi juga evaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan sangat mempengaruhi pemasukannya dan ujung-ujungnya menentukan keputusan mengenai besar bonus yang bisa kita terima. Mau mendukung perusahaan tempat kita bekerja supaya pemasukannya semakin banyak, dan semakin besar juga bonus kita ?
Supaya pengeluaranperusahaan tidak terlalu besar, kita bisa membantu dengan berhemat alat tulis kantor (ATK) selain mengurangi biaya, ternyata berhemat ATK juga bisa membuat kerja lebih enak.

BEBAS LUPA

Yang paling sering, kita tidak bisa menemukan bolpoin atau stapler kita pada saat kita mau menggunakannya. Pasti jengkel rasanya… padahal ternyata barang- barang itu tidak hilang, tapi sembunyi di balik tumpukan berkas di atas meja kerja kita. Bisa juga dia ngumpet di meja kerja rekan anda. Jangan buru-buru minta pulpen baru, sebaiknya cari dulu !

Berikutnya agar tidak pusing mencarinya, ada bagusnya kita meletakan tempat khusus alat-alat ini diposisi yang paling strategis dalam jangkauan kita setiapkali selesai menggunakannya, kita bisa langsung meletakannya kembali di tempat itu, jadi kita tidak akan kehilangan benda-benda yang sederhana tapi penting ini. Selain itu, meja kerja juga lebih rapi tanpa alat tulis yang berserakan.

Kalau rekan kerja punya kecenderungan meminjam dan sering lupa mengembalikan peralatan tulis kita, memasang nama dibolpoin kita biisa dipertimbangkan. Memang nama di bolpoin itu tidak bisa menjerit minta untuk dikembalikan . tapi dengan adanya nama kita tertera dibolpoin , paling tidak rekan kerja kita ingat dari siapa dia meminjamnya dan bisa segera mengembalikan pulpen itu.

BEBAS TUMPUKAN

Mau ngeprint atau fotokopi, tapi tidak teredia kertas baru ? sebelum minta kertas baru, coba kita kihat lagi, siapa tahu ada kertas bekas fotokopi atau ngeprint yang sisi baliknya masih polos. Kita masih bisa gunakan kembali kertas tersebut untuk fotokopi.

Selama kertas tersebut tidak berisi hal-hal yang sifatnya rahasia, kita masih bisa ngeprint di sisi polosnya. Selainitu kita juga bisa menggunakannya sebagai kertas buram.

Dengan reusing kertas bekas ini, tumpukan sampah kertas jadi berkurang, ruang kerja kelihatan lebih nyaman juga. Yang paling penting, kita bisa berhemat kertas dan ikut menjaga lingkungan.

BEBAS ROBEK

Stapler memang bikin hidup lebih mudah, tapi penjepit kertas dan paper clip lebih bersahabat untuk mendukung usaha kita berhemat. Walaupun tidak terlalu mahal, kawat stapler tidak bisa dipakai lebih dari sekali. Sedangkan penjepit kertas dan paper clip masih bisa kita gunakan lagi sesudahnya.

Kalau berkas yang di staple itu sudah tidak diperlukan dan kita bermaksud menggunakan halamannya yang masih kosong, kertas yang dijepit atau di clip masih bagus bentuknya . stapler memberikan bekas bolong pada kertas, malah kalau kita tidak berhati-hati membukanya, kertas bisa robek.

BEBAS KERTAS

Kalau system informasi di tempat kerja sudah mendukung, kita bisa mengoptimalkan penggunaan email. Laporan rutin dan dokumen-dokumen bisa dikirimkan melalui melalui e-mail yang cepat dan praktis , jadi kita juga bisa lebih menghemat waktu.

Untuk pesan yang sama kita tidak perlu mengetik ulang atau membuat salinan dalam jumlah banUkuran hurufyak. Dengan e-mail, banyak sekali yang bisa dihemat. Kita bisa mengirit penggunaan disket. Menghemat kertas untuk ngeprint atau fotokopi, dan kita menghemat printer dan mesin fotokopi juga. Bolpoin juga jadi jarang digunakan, sehingga lebih awet.

Filling yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas computer mengurangi jumalah berkas atau dokumen yang harus disimpan. Meja kerja juga lebih rapi.

Tips Untuk Meniti Karier

BERANI BERSAING KARIER MELESAT
Survival of the fittest. Percaya hukum alam yang satu ini kan ? untuk urusan karier, aturan ini juga berlaku, yangterkuatlah yang akan menang. Kalau kita kompeten da terus nunjukin prestasi, kesempatan meraih sukses pasti lebih besar. Tentunya tidak gampang meraihnya, namun yang pasti untuk sukses kita wajib punya semangat bersaing!

Semua hal di dunia ini punya dua sisi, gelap - terang, cewek – cowok, begitu juga dengan persaingan di dunia kerja. Ada persaingan yang dilakukan secara sehat, namun tidak sedikit yang melakukan hal sebaliknya. Cara mendeteksinya : kalau bersaing secara sehat, kita sepenuhnya menyadari bahwa kita dinilai atas performa kerja mulai dari tahap awal hingga akhir.
Dalam persaingan, selalu ada yang menang dan kalah, supaya tidak terjegal ikuti trik-trik berikut ini :

  1. Play by the rule, selalu jadikan peraturan perusahaan sebagai pegangan. Jadi, seandainya saingan mau menjatuhkan kita, pelanggaran tidak bisa dijadikan senjata. Jika di larang mengenakan celana panjang pada hari-hari tertentu, jangan pedulikan ajakan teman untuk berbuat nakal. Main aman saja.
    Harus di catat pula playing the rule tidak berarti kita jadi kaku. Kendala karier sering muncul karena kita tidak fleksibel. Sekali-kali kita bole kok mencuri waktu untuk mengunjungi rekan-rekan dari divisi lain untuk mengakrabkan diri. lain waktu mungkin kita membutuhkan mereka.
  2. Rela kerja ekstra, ingat, kita sedang bersaing. Jangan terpaku pada job description, meskipun sudah menyelesaikan tugas, jangan sampai kelihatan kita ongkang-ongkangan kaki. kalau memang mungkin , ada baiknya membantu rekan kerja yang lain atau mengusulkan diri untuk mengerjakan proyek yang akan dikerjakan . semakin proaktif akan semakin menonjol. Janganmau kalah dengan yang lain.
  3. Multiskilled, semakin banyak keahlian yang kita punya, kita akan semakin unggul. Meskipun sama-sama calon sekretaris yang memiliki bekal keskretarisan yang sama, tapi kalau kita mempunyai keahlian lain, misalnya jago bahasa mandarin, kita tentunya akan lebih unggul beberapa poin. Jangan mau jadi orang yang hanya punya kemapuan standard saja.
  4. Lihai berstrategi, jangan terlalu tenggelam dengan pekerjaan yang menggunung. Bersaing itu memerlukan strategi. Pahami betul politik dikantor. Lengah sedikit, bisa jadi kita salah langkah. Jika atmosfir perusahaan kita cukup kaku, ya jangan suka sok akrab. Ikuti prosedur yang berlaku. Jangan sampai ada pihak yang merasa dilangkahi. Akibatnya bisa fatal. Cap tidak tahu diri bisa saja melekat pada kita.
  5. Jago mengatasi stress, pandangan dunia kerja sebagai medan perang. Sekali kita terlibat, harus siap jiwa raga. Pekerjaan kita bisa jadi gempuran yang tidak ada hentinya, makanya cara kita menangani stres sangat penting. Kalau kita dikalahkan oleh stress kerja, performa kita tidak akan oke. Kegagalan pun menanti.
    Agar jago menangani stress, selalu berpikir “ saya bisa” jangan pernah menganggap suatu tugas terlalu berat. Sekali pikiran ini mampir di benak kita, rasa nggak mampu akan menghantui. Kalau kita memang berusaha keras untuk menyelesaikan tugas dengan baik, dukungan dari banyak pihak pasti akan berdatangan.
  6. Manajemen waktu, sering lembur berarti rajin ? belum tentu ! keseringan lembur malah tidak baik bagi konduite kita. Pasti ada yang salah dengan time management kita. Bukan tidak mugkin akan ada pertanyaan di dalam pikiran boss kita ataupun rekan kerja, kalau kita tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Sebenarnya tidak ada yang slah dengan lembur. Tentunya selama diperlukan. Tapi, kalau kita ceerdas mengatur waktu, mustahil lembur terus-terusan kan ? mangement waktu adalah kunci tercapainya suatu target dengan kualitas dan range waktu yang memuaskan.
  7. Tidak mengulangi kesalahan, no body’s perfect. Mungkin kita pernah melakukan kesalahan, tapi tidak usah berkecil hati, yang penting kitamau memperbaiki diri. Dengan mengulangi kesahalan yang sama berarti tidak kompeten dan kemampuan belajar kita rendah. Nilai kita akan terus merosot dimata atsan sehingga para pesaing bisa melewati kita tanpa banyak kesulitan.
  8. Tunjukan ambisi, last but not least, tunjukan kalau kita berambisi. Atasan bukan paranormal yang bisa menebak isi kepala. Kalau kita kelihatannya adem ayem saja, sudah puas dengan posisi sekarang, tidak mungkin kita akan mendapatkan promosi! Buat apa diberi jatah lebih kalauu orangnya tidak mau ? mungkin itu yang akan ada di pikiran atasan kita. Sebelum kkta menghadap atasan, tunjukan terlebih dulu bersemangat kerja kita. Meeting merupakan saaat yang tepat untuk unjuk gigi, kita bisa memberi sinyal kalau kita kompeten. Layaknya atlet, harus aktif menjemput bola

Tips Interview

Definisi interview adalah percakapan yang bertujuan untuk menggali informasi yang dilakukan oleh pewawancara dan orang yang diwawancarai. Tahapan interview biasanya dilakukan setelah melewati tahapan lainnya seperti tahap administrasi yaitu mengirimkan CV atau juga tahap psikotes. Interview yang dilakukan oleh berbagai perusahaan dilakukan untuk mengetahui calon pelamar secara individual. Mereka membutuhkan beberapa gambaran seseorang sebelum orang tersebut dapat bergabung dan bekerja sama dalam sebuah team work di perusahaan tersebut. Interview adalah sarana untuk menentukan lolos tidaknya calon pelamar tersebut. Biasanya terdapat beberapa tahap interview tergantung dari kebutuhan posisi yang dilamar dan besarnya perusahaan.

Dalam interview biasanya pewawancara berusaha untuk menggali beberapa informasi penting. Dan berikut adalah informasi penting yang biasanya ingin diketahui si pewawancara dari yang diwawancara :
1. Kebutuhan untuk berprestasi
2. Energi dan dorongan
3. Emosi
4. Relasi sosial (adaptasi lingkungan baru dan kemampuan berkomunikasi)
5. Sikap pribadi dan Gaya kerja
6. Kemampuan dalam problem solving dan decision making
7. Kemampuan teknikal
8. Lain-lainnya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kultur perusahaan

Untuk mempersenjatai diri saat melakukan interview berikut beberapa tips jitu :

  1. Kuasai profile perusahaan
    Sangat penting bagi kita untuk mempelajari profil perusahaan terutama untuk memperoleh informasi-informasi penting seputar visi dan misi. Lagipula kita tidak akan terlihat plonga-plongo saat si pewawancara menanyakan kepada kita tentang perusahaannya. Anda dapat bertanya ke customer service tentang alamat websitenya dan baca profilnya di internet.
  2. Pelajari job desk kita saat ini dan job desk pekerjaan yang ditawarkan
    Saat kita interview pasti kita akan ditanya mengenai job desk kita saat ini. Perusahaan berupaya untuk menggali informasi seputar cara kerja, gaya kerja, energi, motivasi, dll.
  3. Pelajari kemampuan dan pengetahuan teknikal yang dibutuhkan
    Kemampuan dan tehnikal yang anda miliki adalah senjata berharga anda jadi usahakan untuk menceritakan secara detail yang anda ketahui tentang posisi lamaran yang anda inginkan tersebut karena tentu saja perusahaan tidak mau menerima orang yang tidak tahu apa-apa dan tidak bisa apa-apa.
  4. Berikan kesan yang baik pada interviewer
    Sangat penting untuk hadir beberapa menit sebelum waktu yang seharusnya. Selain menjaga supaya anda tidak nervous, juga memberikan kesan perusahaan bahwa anda menghargai waktu. Bersikaplah sopan dan berikan jawaban yang lugas dan tidak bertele-tele. Jagalah eye contact supaya anda terlihat sangat percaya diri. Jangan bercanda walaupun si pewawancara mengajak anda untuk sedikit bercanda. Rileks aja dan tersenyumlah.
  5. Pahami kemampuan diri dan Be yourself
    Jangan melebih-lebihkan keadaan diri, dan jangan berbohong tentang kemampuan diri. Jika anda melebih-lebihkan hanya untuk diterima, maka anda akan kena batunya saat anda mulai bekerja dan menyebabkan anda dapat dengan cepat ‘ditendang’ oleh perusahaan karena anda tak memenuhi ekspektasi mereka.

Interview juga menjadi sarana anda untuk mengetahui posisi yang akan anda miliki nantinya dan juga seputar perusahaan tersebut. Tanyakan sebanyak-banyaknya hal-hal mendasar seperti job desk dan cara kerja serta visi misi perusahaan tersebut. Jika anda sudah tahap negosiasi gaji, tanyakan pula tunjangan-tunjangan dan keuntungan apa yang akan anda peroleh sebagai pegawai di sana. Interview juga dapat menjadi sarana komunikasi 2 arah apakah perusaan tersebut memiliki filosofi yang sama dengan anda. Namun harap diingat bahwa disini posisi anda adalah orang yang mengharapkan pekerjaan tersebut jadi pintar-pintarlah untuk mencari pertanyaan yang tidak terkesan bahwa anda menyombongkan diri.

8 Sikap Utama Dalam Bekerja

Bekerja itu menyenangkan, terutama jika sungguh-sungguh menyukai pekerjaan tersebut. Kesempatan yang terbuka lebar dan persaingan yang ada baik di lingkungan sekitar ataupun dengan kompetitor perusahaan seringkali membuat adrenalin naik turun mengerjakan tugas-tugas yang menjadi kewajiban kita. Bekerja pun tidak sekedar mendapatkan uang, akan tetapi lebih cenderung membentuk perburuan yang akan mendapatkan akhir yang menyenangkan. Entah itu hanya sebuah penghargaan atau keberhasilan yang gemilang, atau mungkin juga bonus dan gaji yang diterima di akhir bulan. Tahukah anda ketika bekerja ada 8 sikap utama yang harus diperhatikan supaya anda dapat mendapatkan hasil yang diinginkan? Sikap-sikap tersebut adalah :

  1. Tanggung Jawab buat semua orang
    Tanggung jawab antara pekerja pria dan wanita adalah sama, dan tidak ada cerita kalau pekerja wanita berhak mendapatkan pekerjaan yang lebih sedikit dibandingkan pekerja pria. Semua tugas dan pekerjaan dituntut untuk dilakukan dengan sebaik-baiknya.
  2. Tidak takut bekerja keras
    Sebagai pekerja, terutama pekerja baru tuntutan untuk berani bekerja keras adalah mutlak. Mereka harus siap diberi pekerjaan ekstra dengan senang hati dan melakukan lebih dari yang diminta. Berinisiatiflah dalam bekerja supaya anda mendapatkan poin lebih dari karyawan yang lain.
  3. Selalu bersikap positif
    Sikap positif diperlukan terutama jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan langsung pasrah melainkan berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi permasalahannya. Bisa jadi ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi selesaikan dengan hati yang jernih.
  4. Bekerja sungguh-sungguh
    Jika anda membenci pekerjaan yang sekarang bukan berarti ini alasan untuk bolos kerja dan bermalas-malasan. Sikap yang buruk ini sangat tidak benar. Sejelek apapun pekerjaan anda, lakukan dengan sebaik-baiknya karena siapa tahu anda ditawari pekerjaan yang jauh lebih baik daripada pekerjaan sekarang.
  5. Gerak cepat
    Lakukan semua perintah atau permintaan atasan dengan cepat dan jangan menunda-nunda. Dengan datang dan memberi jawaban secara langsung atasan akan menganggap anda bisa diandalkan. Penting sekali untuk langkah selanjutnya
  6. Bertanya dan bertanya
    Tanyalah kepada atasan atau siapapun juga jika tidak mengerti apa yang dimaksud. Gengsi untuk bertanya atau takut dianggap bodoh akan menyesatkan anda.
  7. Hormati pegawai lama
    Susah menjadi orang yang baru, tapi tidak serumit yang anda pikirkan. Hargai pendapat pegawai yang lama jangan langsung disanggah pendapatnya atau kritikannya. Hormati pula apa-apa yang menjadi kebiasaan mereka yang tidak sesuai dengan kebiasaan anda. Jika ingin bertanya cobalah cari celah dimana mereka tidak sibuk dan tidak terlalu konsentrasi pada kerjaannya. Coba selingi dengan bahan candaan jika mereka tidak terlalu serius. Pegawai lama biasanya selalu welcome dengan pegawai baru asalkan pegawai baru mengerti bagaimana cara menempatkan diri di perusahaan yang baru.
  8. Rela dikritik
    Sebagai pegawai yang baru, bisa jadi cara kerja yang anda lakukan selama ini berbeda dengan system perusahaan. Jika anda dikritik janganlah tersinggung, karena ini lebih baik daripada anda jadi bahan omongan orang sekantor. Bila anda tidak setuju dengan aturan tersebut, sampaikan baik-baik supaya dapat dinilai oleh perusahaan yang mana yang lebih efektif.

6 Cara Tetap Semangat di Tempat Kerja

Rutinitas yang monoton seringkali menimbulkan kejenuhan. Hal itu sebetulnya manusiawi. Meski demikian, kita tidak boleh membiarkannya berlarut2. Kejenuhan yang dibiarkan mengendap dapat merusak kualitas kerja dan mengganggu secara psikologis. Paling tidak, ada 6 hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi kejenuhan :

1. Perluas cakrawala
Manusia terus berkembang, termasuk otak kita. Karena itu perlu di tambahi hal-hal baru. Untuk keperluan itu, perluaslah pengetahuan dengan cara, terus belajar terhadap hal-hal baru. Menimba ilmu tidak harus melalui sebuah instansi. Tapi bisa dilakukan sendiri, misalnya membaca buku atau belajar dari lingkungan sekitar.

2. Buat tantangan baru

Seperti saat kita masih anak-anak, setiap kali mendapat mainan baru. Hari-hari akan dilewati bergelut dengan barang baru tersebut. Tapi setelah seminggu berlalu, akan muncul kebosanan. Demikian juga tentang rutinitas sehari-hari yang digeluti orang dewasa.bedanya dengan anak-anak, sebagai orang dewasa dituntut untuk bertahan dan menyesuaikan diri dengan kebosanan itu. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa mencari tantangan baru di luar pekerjaan rutin, misalnya ikut yoga atau hal-hal lain yang belum di kuasai. Hal ini dimaksudkan untuk menstimulasi minat anda.

3. Membuat perubahan

Bertemu, melihat dan melakukan hal-hal yang sama dari hari ke hari pasti membuat bosan. Untuk menepis kebosanan itu, anda bisa melakukan perubahan-perubahan pada hal-hal kecil yang anda jumpai setiap hari. Misalnya, letak meja di kantor, atau mungkin wallpaper di computer yang anda gunakan setiap hari, dandanan rambut, atau bahkan rute anda menuju tempat kerja.

4. Ubah bahasa tubuh

Mungkin bahasa tubuh merupakan hal paling sederhana yang jarang kita perhatikan. Namun sikap tubuh memiliki efek nyata terhadap suasana hati seseorang. Orang yang merasa bosan biasanya mulai duduk merosot, menekuk wajh dan terlihat muram. Ketika kebosanan mulai menyergap, cobalah untuk duduk tegak dan tebarkan senyum.

5. Ciptakan kenyamanan

Setiap orang secara ilmiah menyukai keadaan yang membuat nyaman. Suasana yang cozy mendorong orang untuk selalu senang. Jika anda penggemar musik , dapatmendengarkan music kesayangan sembari kerja, atau mungkin anda bisa mengubah ruang kerja anda sebagai tempat yang nyaman. Bisa juga menciptakan suasana yang ramah dan penuh canda tawa bersama rekan kerja.

6. Ambil libur

Jika semua hal diatas telah anda lakukan dan kejenuhan masih melanda, manfaatkan setiap sabtu atau minggu untuk benar-benar menikmati liburan tak perlu pergi ke tempat pariwisata. Anda bisa berlibur dan bersantai bersama keluarga di rumah. Banyak hal yang dapat anda lakukan untuk membuat rileks, misalnya nonton film bareng atau mungkin sekedar jalan-jalan ke mall bersama keluarga. Di jamin kejenuhan hilang dan anda makin dekat dengan keluarga.

4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu

Berikut ini adalah beberapa tabiat dunia kerja yg Anda harus tahu agar bisa menyiasatinya, khususnya bagi Anda2 yg baru mau terjun di dunia kerja. Beberapa darinya mungkin Anda ndak suka, atau bahkan tidak bersepakat dengannya. Apapun deh, nyatanya semua yang disampaikan di sini benar2 terjadi di dunia kerja.

1. Anda Pasti Akan Dibayar Seminimal Mungkin

Perlu teknik negosiasi gaji yg mantap untuk mendapatkan gaji yg diinginkan, karena dengan jabatan yg sama, gaji bisa beda jauh. Buat yg sudah kerja, ini tentu sudah jadi pengetahuan umum. Tapi bagi yg belum pernah bekerja, mereka pikir bukannya gaji di perusahaan udah ada standarnya. Mereka pada bertanya, “Kenapa kok bisa gitu?”

Pertama, perusahaan pikir masih ada banyak orang yg bersedia menggantikan posisi Anda jika memang Anda keberatan dengannya. Lalu bila Anda protes tentangnya, bisa2 harus ucap selamat tinggal pada promosi. Yg jelas secara mendasar biaya karyawan masuk di prosentase terbesar dari total biaya perusahaan. Komponen biaya ini biasanya dimonitor dalam berbagai pelaporan dan budgeting. Ini adl salah kunci penentu performa perusahaan. Semakin kecil biaya

mban1658l 4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu

Jadi gimana dong?
Jika Anda memang lebih butuh jaminan aman -kerja yg ‘mapan’- ketimbang gaji yg gede, ya silahkan menahan diri -ndak usah buru2 protes- dan baru ajukan permohonan Anda untuk naik gaji pada saat review tahunan.

Secara umum, Anda memang perlu membangun CV yg benar-benar berkilau dan berani proaktif. Proaktif dalam artian Anda perlu mengajukan diri untuk tangani project, ambil tanggung jawab lebih, keluarkan saran2 bermutu, sambil kadang2 menelan harga diri dan bersikap kompromis terhadap sikap/keputusan atasan.

2. Anda “Ndak Kan Bisa” Ndapetin Banyak Uang Slama Masih Kerja Buat Orang Lain

Ada berapa banyak sih jumlah manajer senior di tempat kerja Anda? Dan bagaimana juga di tempat lain? Rasionya paling2 berkisar antara 40:1 sampe 200:1. Seperti yg dikatakan oleh sangTuti, cuman sedikit saja karyawan yg bisa dapet 80 juta-an per bulan. Jadi bila Anda bisa dapatkan pendidikan, latar belakang, kemampuan, koneksi dan barangkali “keberuntungan” yg sama seperti mereka, itu lah yang akan mempertinggi peluang Anda untuk bisa dapatkan uang sebesar yg mereka dapat. Tapi bila Anda ndak punya salah satu apalagi beberapa darinya, peluang Anda pun jadi menurun tajam.

Jadi sekarang silahkan bertanya pada diri sendiri, mau nunggu sampai kapan sampe bisa ndapetin gaji seperti atasan2 Anda? Begitu sudah waktunya Anda dapet uang yang sama seperti mereka, jangan2 sudah keburu mau pensiun. Padahal Anda kan mau uangnya sekarang - pengen beli rumah, nyekolahkan anak, dst dst.

Jadi, apa yg bisa dilakukan?
Anda bisa terus bertahan dan “menunggu” hingga Anda dapatkan promosi demi promosi.

Atau Anda bisa masuk ke sektor usaha yg prospektif mendatangkan banyak uang seperti informatika atau finance. Masing2nya membutuhkan spesialisasi dan upaya investasi -waktu, biaya- belajar yg lumayan. Dan harus dipastikan dulu bahwa Anda bisa benar2 menikmatinya.

Atau Anda bisa seriusi hobi Anda untuk temukan cara2 yg bisa beri kemanfaatan bagi orang lain dan jadi ahli di sana. Buka mata dan telinga lebar2, ngobrol2 dg teman, cari2 sapa yg kira2 bisa diajak bisnis bareng. Inget2 apa sih yg bisa dipelajari dari atasan yg bisa diterapkan di luar? Ada ngga kerjaan di perusahaan yg bisa Anda lakukan secara lebih baik dan murah? Ada ngga gagasan luar biasa yg tidak diloloskan oleh pihak manajemen? Akumulasikan apa2 yg Anda tahu, sapa tahu itu bakal berguna.

3. Bukan Tentang Apa, Namun Siapa

Bukanlah tentang apa2 yg Anda tahu, melainkan siapa2 saja yg Anda kenal dan lantas siapa2 saja yg kenal dg Anda. Ketika Anda sudah bisa meningkatkan performa dalam hal kualitas, kuantitas dari aspek pekerjaan, maka Anda harus membuat orang yg tepat mengetahui tentangnya. Orang yg tepat? Iya, orang2 yg punya kuasa untuk mempromosikan Anda dan yg mana omongannya begitu diperhatikan.

cat vs domokun 4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu

who vs what :mrgreen:

4. Perhatikan dg Siapa Anda Diasosiasikan

Anda nggak harus berkumpul dg orang2 yg ndak cocok dg nilai2 Anda. Di tempat Anda kerja, amat bisa jadi ada orang2 yang sukanya mengeluh, menggerutu, menggosip, gosip fitnah, hingga yang sukanya ngutil barang2 kantor sampai korupsi. Mereka akan cari2 kesempatan untuk menyalurkan hasrat mereka.

Kecuali Anda memang berniat mengentas mereka dan punya kekuatan pengaruh yg kuat, maka sebaiknya Anda tidak masuk pada lingkar pertemanan mereka. Bahkan jangan sampai terlihat akrab dengan orang2 semacam itu. Atasan Anda pastinya tau siapa2 saja orang yg sukanya gosip, berbohong dan males2an klo dikasih kerjaan. Jika Anda berteman dg orang2 semacam itu, maka yg terjadi adalah guilty by association, Anda akan ikut kena getah tanpa perlu menjadi sumber getah.

mba0764l 4 Tabiat Dunia Kerja yg Anda Harus Tahu